Sabtu, 14 Desember 2013

Kenapa Ada Liver bird di Jersey Liverpool ??


Liver bird sudah lama menjadi simbol Liverpool FC. Diambil dari lambang pasukan kerajaan, logo tersebut pertama kali dipakai pada abad ke-20, sebagai medali juara kepada pemain yang memenangi Liga Inggris pada 1901.
Logo tersebut kemudian muncul di bendera klub saat menjuarai liga pada 1922, kaver program sejak 1935, juga muncul di gambar yang diambil pada 1930-an. Gambar itu memperlihatkan para pemain di Anfield mengenakan kostum logo Liver Bird.
Dua dekade berselang, logo tersebut muncul pada 1950. Tepatnya pada final kedua Piala FA sekaligus penampilan perdana LFC di Wembley. Hari itu menjadi waktu yang bersejarah bagi Liverpool karena Liver Bird terpasang di jersey para pemain.
Selama lima tahun berikutnya, Liverpool beberapa kali memakai kostum yang sama seperti dikenakan di Wembley. Setelah sebelumnya hanya pada laga kandang, Liver Bird akhirnya terpasang di jersey utama Liverpool mulai musim 1955-56 dengan tulisan "L.F.C" di bagian bawahnya.
Logo di jersey itu dipakai hingga 14 tahun berikutnya. Bentuk seragam juga ikut berubah. Pengecualian terjadi pada 1 Mei 1965 pada laga final Piala FA melawan Lees Uited di Wembley. Gambar Liver Bird menyatu dengan kostum, tidak lagi ditempelkan terpisah.
Pada 1969, bentuk oval yang mengelilingi Liver Bird dihilangkan. Daya magis kostum baru itu langsung terlihat saat menang 4-1 atas Wembley pada pembukaan musim baru.
Selama lebih dari dua dekade berikutnya, logo tersebut mengiringi kejayaan Liverpool di Inggris maupun dunia. Perubahan kecil terjadi hanya pada saat warna berubah dari putih ke kuning pada 1976-77, dan kembali saat musim 1985-86.
Pengecualian terjadi pada final Piala Champions 1977. Pada laga tersebut, Liver Bird dikelilingi dua lingkaran ganda.
Musim panas 1987, terjadi perubahan besar di Anfield. Ian Rush hengkang ke Juventus. John Barnes dan Peter Beardsley didatangkan untuk menggantikan Rush. Pada periode itu, logo klub mulai dipakai untuk keperluan administrasi dan komersial. Tulisan L.F.C di bawah logo juga sudah tidak ada.
Perubahan kembali terjadi pada 1992 itu memperingati 100 tahun berdirinya klub. Liver Bird lantas dibuat lebih kecil.
Musim panas 2012, logo kembali berganti. Liver Bird berwarna kuning berdiri tunggal. Sama seperti dengan logo yang dipakai Liverpool pada masa jaya periode 1970-1980an.

Sumber utama@LiverpoolIndonesia

Mengenal Jersey Liverpool Dari Masa Ke Masa


Merah. Dunia sepakbola mengidentikkan warna tersebut dengan bermacam artian. Bisa berarti amarah dan kepedihan - ketika seorang pemain diberi kartu merah - atau sebaliknya, kemenangan dan kejayaan - ketika melihat banyaknya tim bernuansa merah yang menjadi juara.

15.Daniel Sturridge

Daniel Sturridge

Nama:Daniel Sturridge 
 Nomor Skuat:15 
 Posisi:Forward  
Tinggi Badan:1.83m  
Berat Badan:76 kg  
Tanggal Lahir:1 Sep 1989  
Negara Kelahiran:England

Profil

Daniel Sturridge langsung mencuri perhatian sejak pindah dari Chelsea di awal 2013. Striker kelahiran Birmingham, 1 September 1989 ini memulai karirnya di Aston Villa sebelum pindah ke Coventry lalu Manchester City pada 2003.
Dia menghadapi Liverpool untuk kali pertama pada 2006 di final FA Youth Cup. Sebagai pemain termuda City, Sturridge menembakkan empat gol dalam perjalanan ke final namun The Reds saat itu terbukti terlalu kuat sehingga mereka menang dengan agregat 3-2.
Penampilan Sturridge membuatnya mendapatkan kontrak profesional pertamanya dan pada awal musim 2006/07 untuk tim utama City.
Meskipun menandai debutnya sebagai pemain pengganti melawan Reading pada Februari 2007, Sturridge dipaksa untuk bertahan absen sembilan bulan menyusul operasi untuk memperbaiki kerusakan otot sekitar pinggulnya.
Pulih dari cidera, Sturridge mencetak gol profesional pertamanya pada Januari 2008 dan tiga hari kemudian ia menambahkan lagi dalam laga melawan Derby.
Musim 2007/08 menjadi miliknya, ketika dirinya terpilih sebagai pencetak gol terbanyak bagi City saat memenangkan Piala FA Youth.
Musim berikutnya, Sturridge masuk ke tim utama City. Saat itu ia menandainya dengan 16 kali tampil, 4 gol dan 3 assist.
Namun, pada Juli 2009 kontraknya berakhir dan pemuda 19 tahun itu memilih untuk pindah ke Chelsea.
Setelah tampil mengesankan pada laga pra-musim, ia melakukan debut untuk tim Carlo Ancelotti sebagai pemenang melawan Sunderland pada Agustus 2009. Sedangkan peran sebagai pemain starter didapatkannya untuk kali pertama saat melawan Bolton di Stamford Bridge di ajang Piala Liga.
Pada akhir musim pertamanya di Chelsea, Sturridge tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di Piala FA dengan empat gol. Satu di antaranya dicetak ketika The Blues meraih gelar ganda dengan kemenangan 1-0 atas Portsmouth di Wembley.
Musim 2010/11, Sturridge membuat Chelsea melaju ke Liga Champions saat melibas tim Slowakia MSK Zilina. Saat itu ia mencetak empat gol dari 21 kali bertanding. Namun pada hari terakhir jendela transfer pada Januari 2011, Sturridge justru pindah ke Bolton sebagai bagian dari kesepakatan pinjaman.
Di Reebok Stadium, Sturridge justru bersinar. Ia tampil sebagai pendamping Owen Coyle dan menjadi pencetak gol yang konsisten di Liga Primer. Selama di Bolton, dia mencetak delapan gol dalam 12 penampilan - termasuk satu melawan Arsenal.
Kembali di Chelsea, manajer baru Andre Villas-Boas memainkan Sturridge dalam peran yang luas, sebagai pemotong serangan lawan maupun sayap kanan. Tugas ini dijalankannya dengan baik dan terbukti Sturridge adalah pemain pengganti yang mumpuni di Piala FA dan Liga Champions, termasuk bagi pelatih sementara Roberto Di Matteo. Pada 2011/12 ia menorehkan catatan tertinggi dengan 13 gol.
Namun Chelsea, memilih membuang Sturridge yang langsung disambar Brendan Rodgers untuk membawanya ke Merseyside pada awal jendela transfer Januari 2013. Hasilnya, Sturridge mencetak gol pada tujuh menit di debutnya melawan Mansfield Town di Piala FA pada 6 Januari.
Sepekan kemudian, ketika melawan Norwich, Sturridge menjadi pemain Liverpool pertama selama hampir 40 tahun yang mencetak gol di setiap penampilannya di tiga penampilan untuk klub.