Selasa, 10 Desember 2013

8. Steven Gerrard

Steven Gerrard

Nama:Steven Gerrard  
Nomor Skuat:8 
 Posisi:Midfield  
Tinggi Badan:1.83m  
Berat Badan:83 kg  
Tanggal Lahir:30 May 1980 
  Negara Kelahiran:England

Profil

Tak selamanya pemain hebat itu terlahir dalam setiap generasi. Beruntungnya pemain itu adalah yang mengenakan kostum bernomor punggung delapan di Anfield.
Ia adalah seorang kapten yang sungguh inspiratif dan menjadi salah satu pemain paling komplet di dunia. Ia memiliki kekuatan, kecepatan, sentuhan apik, dan selalu berupaya tampil ngotot. Itulah modal besar dari pemain yang dipuja dengan nama Stevie G, terutama sejak ia menempati posisi skipper bagi The Reds pada final Liga Champions 2005 di Istanbul.
Benih ikatan antara Gerrard dan Liverpool telah mulai muncul ketika Gerrard masih membela Whiston Juniors di usia sembilan tahun. Delapan tahun berikutnya, setelah melewati periode latihan, ia kemudian meneken kontrak profesional pertamanya dengan pasukan The Reds.
Lantas dalam 12 bulan berikutnya sang bintang membuat debutnya dengan skuat inti saat melawan Blackburn Rovers pada 29 November 1998.
Sejak itu Gerrard menjadi penguasa di lini tengah Liverpool saat tim tersebut melakukan sapu bersih di Liga Inggris pada 2001. Usai mengamankan trofi Piala FA dengan menundukkan Worthington, Gerrard menjadi satu sosok pencetak gol saat Liverpool meraih trofi Piala UEFA dengan melibas Alaves dengan skor 5-4. Tak mengherankan jika Gerrard yang dijuluki Huyton Hammer terpilih sebagai pemain muda terbaik liga Inggris tahun itu.
Sedangkan momentum yang tak akan terlupakan olehnya adalah saat membuat gol internasional pertama. Gol itu ia cetak ke gawang Jerman dan Inggris menang 5-1 di Munich.
Gelar selanjutnya diperoleh Liverpool saat menang 2-0 atas atas Manchester United dalam final Piala Worthington di Cardiff Millennium Stadium, Cardiff. Gerrard membuka gol pertama buat timnya.
Lalu mengawali musim 2003-04, Gerrard dipercaya pelatih Gerard Houllier sebagai kapten menggantikan Sami Hyypia. Pada 25 Mei 2005, di bawah pelatih Rafael Benitez, Gerrard membantu timnya meraih trofi Liga Champions yang kelima.
Momen tak terlupakan saat Liverpool mampu bangkit dari ketertinggalan 3-0 hingga sundulan Stevie G menjebol gawang AC Milan pada menit ke-54. Peran Gerrard membuatnya meraih pemain terbaik UEFA dan dinominasikan sebagai peraih Ballon D'Or. Namun posisinya ada di bawah Ronaldinho dan Frank Lampard.
Musim berikutnya, grafik permainan Gerrard tak surut. Sebanyak 23 gol dicetak dalam 53 pertandingan dan membuatnya berhak atas gelar pemain terbaik liga versi PFA.
Pada 2005-06, Liverpool kembali meraih trofi Piala FA dengan menundukkan West Ham. Pertandingan yang mengingatkan pada final 1953 saat Stanley Matthews menjadi bintang Liverpool.
Final 2006 menjadi milik Gerrard. Dua kali dia memaksa Shaka Hislop memungut bola di dalam gawang. Tendangan volinya dari jarak 31 meter disebut sebagai gol terindah musim itu.
Sebagai skipper, Gerrard menempati berbagai posisi bagi Liverpool dengan empat gelar, sesuatu yang sulit disamai oleh pemain Inggris lainnya. Prestasi ini membuatnya dianugerahi gelar bangsawan [Member of the Order of the British Empire/MBE] pada Desember 2006 oleh Ratu di Istana Buckingham.
Pada musim 2008-09, Gerrard mencetak 24 gol dan pada Februari 2012 dia memimpin Liverpool menuju Wembley untuk pertama kalinya. Ia sempat gagal mengeksekusi penalti ke gawang Cardiff City. Namun di penghujung laga Liverpool tetap berhasil mengangkat trofi Piala Liga.

7 .Luis Suarez

Luis Suarez

 
Nama:Luis Suarez  
Nomor Skuat:7  
Posisi:Forward  
Tinggi Badan:1.81m
 Berat Badan:81 kg  
Tanggal Lahir:24 Jan 1987
 Negara Kelahiran:Uruguay 

Profil

Luis Suarez menjadi pemain terakhir yang mengenakan nomor 7, nomor punggung kenamaan Liverpool, saat ia bergabung dari Ajax pada penghujung bursa transfer Januari 2011. Kehadiran pemain asal Uruguay ini merupakan yang terbesar, sejak era nomor 7 Kenny Dalglish.
Debut Suarez ditandai sebagai pemain pengganti saat menang melawan Stoke City pada 2 Februari. Kehadirannya itu dilengkapi dengan membuat gol pertamanya bagi The Reds ketika baru tampil 16 menit.
Suarez merupakan salah seorang pahlawan besar bagi tim nasional Uruguay. Ia membuktikan dirinya sebagai pemain subur yang mampu mencetak sejumlah gol penting di setiap laga-laga besar. Kegemilangannya mulai terlihat saat ia beraksi di kompetisi papan atas Uruguay bersama Nacional.
Kala membela Tricolores itu, Suarez telah berhasil membukukan 12 gol dari 29 laga. Pencapaian itu membantu klub yang dibelanya itu untuk menggondol gelar Liga Utama pada 2006.
Talenta yang dimilikinya itu rupanya membuat sejumlah agen Eropa meliriknya. Pilihannya saat itu adalah merumput di Belanda bersama klub Groningen. Di klub ini, produktivitasnya mencetak gol tak terhenti sehingga membuatnya menjadi pemain inti.
Debutnya bersama timnas dilakoni pada 8 Februari 2007 ketika Uruguay menang 3-1 atas Kolombia. Sayang, hari besar yang dilakoninya itu ternyata harus tercoreng dengan kartu kuning kedua yang diperolehnya lima menit jelang laga usai.
Namun demikian ia tetap mampu membuktikan diri untuk tampil di level tertinggi. Sehingga tak terlalu mengejutkan ketika Ajax akhirnya merekrutnya dengan gelontoran dana besar pada Agustus 2007.
Pada musim perdananya bersama Ajax, ia langsung membukukan 20 gol dari 40 kali tampil. Aksi itu terus berlanjut hingga musim berikutnya yang akhirnya mengantarkan Suarez pada gelar pemain terbaik tahun tersebut.
Pada musim 2009/10, kariernya kian bersinar saat ia membantu klub tersebut menjadi juara Piala Belanda. Tercatat pula pada musim tersebut, Suarez mencetak 49 gol dari seluruh kompetisi yang dilakoninya.
Namanya pun nangkring di urutan teratas pencetak gol paling subur di kompetisi Eredivisie. Selain itu lagi, aksinya itu membawanya untuk mempertahankan gelar pemain terbaik dalam periode dua tahun secara beruntun.
Aksinya semakin menjadi pusat perhatian banyak orang ketika tampil di Piala Dunia. Spekulasi kepindahannya pun menguat kalau ia akan memulai kompetisi 2010/11 bersama klub lain. Akhirnya kepindahan itu benar-benar terwujud pada bursa transfer Januari 2011. Liverpool menggaetnya dari Ajax.
Aksinya di musim perdana di ranah sepakbola Inggris langsung bersinar. Selain itu ia juga membantu Uruguay memenangkan Copa Amerika ke-15 pada Juli 2011. Di penghujung turnamen, Suarez diganjar predikat sebagai pemain terbaik.
Pada musim pertamanya di Merseyside ini, Suarez tercatat telah mengoleksi 17 gol dari 39 kali tampil. Satu gol di antaranya disumbangkan saat Liverpool mengalahkan tetangganya Everton pada semi-final Piala FA. Ia juga menuntaskan musim dengan sebuah medali dari Piala Liga.
Usai dipercaya sebagai kapten Uruguay pada Olimpiade London, Suarez tanpa sungkan untuk meneken sebuah kontrak jangka panjangnya bersama Liverpool pada musim panas 2012. 

Liverpool Siap Jual Pemain Bintangnya Ini Jika Sesuai Harga.



Laporan di Spanyol menunjukkan bahwa Reina ,yg saat ini pinjamankan ke Napoli , akan  pindah ke Camp Nou sebagai  pengganti untuk Victor Valdes .
Menurut Mundo Deportivo , Barcelona akan kembali membidik Reina (31 tahun) sebagai pilihan yg lebih murah.


Kontrak Reina di Anfield memang masih berjalan hingga 2016 , tapi Liverpool dianggap siap untuk melepas Reina dengan mempertahankan kiper Belgia Simon Mignolet sebagai pilihan utama BR.
Liverpool siap menjual Reina
£ 4m .  Barcelona dikabarkan akan membayar £ 2 juta di depan dan £ 2m pada tahun kemudian untuk menandatangani Reina , Reina sendiri  memulai karirnya di Anfield dari Villarreal pada tahun 2002 .
Napoli telah mengkonfirmasi bahwa
Reina akan kembali ke Liverpool pada akhir masa pinjamannya tetapi tampaknya dia tidak akan ringgal di Merseyside , dan siap kembali  ke tanah airnya jika semua bisa di selesaikan.